Dari Malang hingga Mojokerto: PERMATETA FTP UGM Jelajahi Jejaring Himpunan dan Dunia Industri Lewat Academic and Industrial Visit 2026

Yogyakarta, 23-25 Oktober 2026. Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Academic and Industrial Visit (AIV) dengan rombongan berjumlah sekitar 100 orang. Kegiatan ini terdiri atas dua rangkaian, yaitu kunjungan lembaga ke Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian dan Biosistem (HMTB), Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB), Universitas Brawijaya (UB) pada Sabtu, 24 Oktober 2026, serta kunjungan industri ke Cokelat Mojopahit di Wisata Desa BMJ Mojopahit, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai profil organisasi dan perusahaan, penerapan teknologi dan inovasi di bidang teknologi pertanian, serta implementasi ilmu teknik pertanian di dunia industri.

Rombongan didampingi oleh dua dosen pendamping dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), FTP, UGM, yaitu Aryanis Mutia Zahra, S.TP., M.Si., Ph.D. dan Dr. Nurhayati Tarigan, S.T., M.Sc. Setelah menempuh perjalanan semalam dari Yogyakarta, rombongan tiba di Malang untuk mengikuti rangkaian pertama kegiatan. 

Hari Pertama: Kunjungan PERMATETA FTP UGM ke HMTB FTAB UB

Rangkaian pertama, yang oleh pihak HMTB FTAB UB dinamai Sambang Kampus 2026, dibuka dengan sambutan dari saudara Vian Medika dan Ludovikus Pandu Pudji Raharsa, selaku ketua organisasi HMTB FTAB UB dan PERMATETA FTP UGM, serta saudari Najwa Rifa Fauziyah dan Sadiya Amalia Putri, selaku ketua panitia Sambang Kampus dan Academic and Industrial Visit 2026. Kegiatan ini juga didampingi oleh Dr. Dewi Maya Maharani, S.T.P., M.Sc. selaku dosen pendamping HMTB FTAB UB.

Dalam sambutannya, Dr. Dewi Maya Maharani, S.T.P., M.Sc. menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata kolaborasi kedua himpunan. Dr. Maya berharap kolaborasi tersebut dapat berlanjut melalui pertukaran informasi, baik mengenai kegiatan kemahasiswaan, summer course, perlombaan seperti Annual Regional Convention (ARC), maupun kegiatan pendukung lainnya.

Sementara itu, Aryanis Mutia Zahra, S.TP., M.Si., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun berasal dari almamater berbeda, mahasiswa kedua kampus berada dalam rumpun keilmuan yang berdekatan dan menghadapi tantangan yang sama, yaitu menjadikan pertanian dan pangan Indonesia lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan melalui teknologi. Dr. Mutia berharap forum diskusi tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi ruang belajar yang jujur dan melahirkan kolaborasi nyata dalam kegiatan kemahasiswaan, serta menekankan pentingnya merawat jejaring pertemanan.

Serah terima plakat bersama dosen pendamping, ketua himpunan, dan ketua panitia

Selanjutnya, para ketua himpunan memaparkan profil organisasi, struktur kepengurusan, dan program kerja unggulan masing-masing. Suasana semakin cair melalui sesi ice breaking dan tanya jawab, sebelum peserta melakukan bertukar gagasan tentang pengelolaan organisasi dan pengembangan program kerja dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu HMTB FTAB UB. Peserta lalu berkeliling dalam campus tour untuk mengenal lingkungan fakultas, dan rangkaian ini ditutup dengan penyerahan cenderamata serta sesi dokumentasi.

Foto bersama PERMATETA FTP UGM dan HMTB FTAB UB di depan Gedung Rektorat Universitas Brawijaya

Hari Kedua: Kunjungan Industri ke Cokelat Mojopahit

Peserta bergeser ke Mojokerto untuk mengikuti kunjungan industri di Cokelat Mojopahit. Dalam sambutannya, Dr. Nurhayati Tarigan, S.T., M.Sc. selaku dosen pendamping dari FTP UGM menyampaikan bahwa kunjungan industri merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyaksikan secara nyata penerapan ilmu yang telah dipelajari di ruang kelas. Selanjutnya, narasumber dari pihak industry, Bapak Agus Setiawan, selaku COO Cokelat Mojopahit, memaparkan materi yang mengupas perjalanan cokelat dari hulu ke hilir, mulai dari pengolahan biji kakao hingga menjadi produk jadi. Narasumber juga membahas pengembangan produk, perizinan usaha dan standardisasi SNI, serta quality control yang menjaga mutu produk. Peserta kemudian mengikuti factory tour untuk melihat langsung proses pengolahan, dilanjutkan dengan kunjungan ke galeri produk. Sesi diskusi dan tanya jawab interaktif seputar proses produksi, peluang kerja atau magang, dan inovasi industri pertanian menjadi penutup rangkaian, bersama penyerahan plakat dan dokumentasi.

Foto bersama Peserta AIV di Cokelat Mojopahit, Mojokerto

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PERMATETA FTP UGM meningkatkan kualitas organisasi kemahasiswaan, khususnya dalam kepemimpinan, manajemen organisasi, dan pemanfaatan keilmuan dalam bidang teknologi pertanian. Pertukaran pengalaman dengan HMTB FTAB UB diharapkan menghadirkan praktik-praktik terbaik yang dapat diadaptasi sesuai karakter dan kebutuhan mahasiswa FTP UGM, sementara kunjungan ke Cokelat Mojopahit memberi gambaran nyata penerapan ilmu teknik pertanian dari hulu hingga hilir. Seluruh rangkaian kegiatan disesuaikan dengan agenda dan kebijakan masing-masing pihak penerima kunjungan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan memberi manfaat strategis dalam memperluas jejaring mahasiswa Teknik Pertanian lintas perguruan tinggi serta mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri.

Inisiatif pengembangan kapasitas mahasiswa yang diselenggarakan PERMATETA FTP UGM melalui kolaborasi dengan HMTB FTAB UB dan Cokelat Mojopahit ini sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (penguatan pembelajaran kontekstual mahasiswa melalui pertukaran praktik pengelolaan organisasi serta pengenalan langsung penerapan ilmu teknik pertanian di dunia industri), serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara organisasi kemahasiswaan lintas perguruan tinggi dan pelaku industri pengolahan hasil pertanian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses