DTPB FTP UGM dan UPM Malaysia Jalin Kerja Sama Riset Agroforestri Adaptif dan Ekonomi Sirkular Desa

SELANGOR – Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada memperkuat jejaring akademis internasional melalui kunjungan kerja dan penguatan kolaborasi riset Post-Doctoral dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) pada 12 hingga 15 Oktober 2026.

Pemberian kenang-kenangan kepada Dr. Nazmi Mat Nawi, Ketua Departemen Biological and Agricultural Engineering, Faculty of Engineering, Universiti Putra Malaysia.

Delegasi UGM yang dipimpin oleh Ketua Tim Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng., bersama Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., Yosefina Mangera, S.Si., M.Sc., dan Teguh Triyana, S.T.P., menggelar rangkaian pertemuan resmi dan diskusi ilmiah di Fakulti Kejuruteraan dan Fakulti Perhutanan & Alam Sekitar, serta kunjungan di lingkungan kampus UPM, Malaysia.

Fokus pada Agroforestri Adaptif dan Ekonomi Sirkular

Kunjungan akademik ini menjadi forum penting untuk merumuskan agenda riset bersama antara DTPB FTP UGM dan UPM. Kerjasama kedua perguruan tinggi ini difokuskan pada tiga bidang utama: agroforestri adaptif, adaptasi serta mitigasi perubahan iklim, dan penerapan konsep ekonomi sirkular di tingkat perdesaan.

Strategi Publikasi Bersama dan Penguatan Kolaborasi Berkelanjutan

Selain menyelaraskan agenda penelitian jangka menengah dan panjang, kunjungan ini bertujuan mempercepat penyelesaian luaran ilmiah program Post-Doctoral, Kedua pihak juga menyepakati rencana tindak lanjut berupa penyusunan proposal penelitian lintas lokasi (cross-border research) dan pertukaran akademisi.

Kerja sama internasional ini merupakan langkah nyata DTPB FTP UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses