Mataram, 9 Mei 2026 – Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM). Melalui inovasi BioMaggot-ColorSense, tim mahasiswa DTPB FTP UGM berhasil meraih Juara II National Essay Competition pada ajang National Excellence Competition yang diselenggarakan oleh Scalla Education Factory bekerja sama dengan Universitas Mataram. Inovasi tersebut menghadirkan smart label berbasis biomaterial yang mampu mendeteksi tingkat kesegaran ikan secara real-time sekaligus memanfaatkan hasil samping budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai bahan bernilai tambah.
Tim yang terdiri atas Yusuf Leonardi dan Salma Amalia berhasil mengembangkan gagasan inovatif di bawah bimbingan Dr. Devi Yuni Susanti, S.T.P., M.Sc. Penghargaan diumumkan pada 9 Mei 2026 sebagai bagian dari rangkaian National Excellence Competition yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menawarkan solusi atas berbagai permasalahan melalui pendekatan ilmiah dan inovatif.
Smart Label Berbasis Biomaterial untuk Menjamin Kesegaran Ikan
Dalam kompetisi tersebut, tim DTPB FTP UGM mengusung inovasi bertajuk “BioMaggot-ColorSense: Inovasi Smart Label Indikator Kesegaran Ikan Berbasis Kitosan–Antosianin dari Hasil Samping Maggot BSF sebagai Solusi Pengurangan Limbah Organik dan Deteksi Pembusukan Ikan Secara Real Time.”
BioMaggot-ColorSense merupakan konsep smart label yang memanfaatkan kombinasi kitosan yang berasal dari hasil samping budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) dengan antosianin sebagai indikator alami perubahan kualitas pangan. Smart label ini dirancang untuk berubah warna secara otomatis seiring terjadinya proses pembusukan ikan, sehingga konsumen maupun pelaku industri dapat mengetahui tingkat kesegaran produk secara langsung tanpa harus membuka kemasan.
Pendekatan tersebut menawarkan alternatif sistem pemantauan mutu pangan yang lebih praktis, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Selain meningkatkan keamanan pangan, teknologi ini juga berpotensi mengurangi pemborosan akibat kesalahan dalam penentuan masa simpan produk perikanan.
Mendukung Pengurangan Limbah Organik melalui Ekonomi Sirkular
Salah satu keunggulan BioMaggot-ColorSense terletak pada pemanfaatan hasil samping budidaya maggot BSF sebagai bahan baku utama dalam pembuatan kitosan. Pendekatan ini mendukung penerapan ekonomi sirkular (circular economy) dengan mengubah limbah organik menjadi material fungsional yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Integrasi biomaterial alami dengan indikator warna berbasis antosianin juga memberikan solusi yang lebih berkelanjutan bagi industri pangan karena mengurangi ketergantungan terhadap indikator sintetis sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya hayati lokal.
Apresiasi atas Inovasi Mahasiswa DTPB FTP UGM
Keberhasilan meraih Juara II pada National Essay Competition menunjukkan kemampuan mahasiswa DTPB FTP UGM dalam mengembangkan solusi inovatif yang tidak hanya berbasis ilmu teknik pertanian dan biosistem, tetapi juga menjawab tantangan nyata pada sektor pangan, lingkungan, dan pengelolaan limbah.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen DTPB FTP UGM dalam mendorong budaya riset, kreativitas, dan inovasi mahasiswa melalui berbagai kompetisi ilmiah di tingkat nasional. Dukungan dosen pembimbing serta lingkungan akademik yang kondusif diharapkan terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa DTPB FTP UGM untuk terus menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di bidang pangan, lingkungan, dan pertanian, sekaligus memperkuat kontribusi Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.