SmartAgri UGM Ambil Bagian dalam Peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center

Yogyakarta, 19 Agustus 2026 – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung transformasi pertanian semakin mendapat perhatian melalui penguatan kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan penyedia teknologi. Momentum tersebut ditandai dengan resmi diluncurkannya UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada pada Kamis (13/8).

Pusat teknologi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kehadirannya diarahkan untuk memperkuat ekosistem AI di Indonesia melalui pengembangan talenta, riset, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor.

Peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pimpinan institusi, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie, Ph.D., Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, serta Vice President Solutions Architecture and Engineering NVIDIA Marc Hamilton.

SmartAgri UGM Jadi Bagian dari Flagship Research UGM AI

Dalam pengembangan ekosistem AI di UGM, Smart Agriculture Research Center (SmartAgri) UGM dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian UGM, menjadi salah satu bagian dari flagship research UGM yang mengembangkan pemanfaatan AI untuk sektor pertanian.

Tim SmartAgri UGM dikoordinasikan oleh Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. yang mengarahkan dan membimbing berbagai pengembangan penelitian di bidang Smart Agriculture.

Keikutsertaan SmartAgri dalam rangkaian peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center menunjukkan kontribusi riset UGM dalam membangun ekosistem Smart Agriculture berbasis AI. Keterlibatan tersebut sekaligus memperkuat peran SmartAgri sebagai salah satu pusat keunggulan dalam pengembangan dan pemanfaatan AI untuk mendukung transformasi pertanian.

Peilschaal Berbasis Computer Vision dan AI Ditampilkan

Salah satu riset SmartAgri yang ditampilkan dalam rangkaian peluncuran adalah pengembangan teknologi peilschaal untuk mengukur muka air irigasi dengan memanfaatkan computer vision dan AI.

Penelitian tersebut dikembangkan oleh Widi Kuntara Muladi Putra di bawah bimbingan Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. dan Dr. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng.

Teknologi ini menjadi salah satu contoh penerapan AI dalam Smart Agriculture dengan memanfaatkan data visual untuk mendukung pemantauan kondisi irigasi dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan pertanian.

Pengembangan peilschaal berbasis AI tersebut merupakan bagian dari pendekatan Smart and Integrated Agriculture yang dikembangkan SmartAgri. Melalui pendekatan ini, berbagai data pertanian diolah dengan dukungan teknologi AI untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan dalam memahami kondisi pertanian dan mendukung proses pengambilan keputusan.

Dalam pengembangannya, AI untuk pertanian diarahkan tidak sekadar untuk mengolah data, tetapi juga mengubah data menjadi pengetahuan, rekomendasi, dan aksi melalui integrasi machine learning, computer vision, dan data fusion.

Menghubungkan AI dengan Berbagai Sistem Pertanian

SmartAgri UGM selama ini telah mengembangkan berbagai riset dan penerapan teknologi yang mengintegrasikan data pertanian dengan AI. Pengembangan tersebut mencakup berbagai konteks, mulai dari pertanian terbuka, perkebunan, irigasi, greenhouse, plant factory, hingga manajemen pengetahuan.

Berbagai penelitian tersebut menunjukkan bagaimana AI dan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemantauan kondisi pertanian, analisis data, serta pengambilan keputusan berbasis data.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan sektor pertanian terhadap informasi yang akurat dan dapat diperoleh secara cepat. Dengan dukungan teknologi AI, data yang dihasilkan dari berbagai sumber dapat diolah untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi pertanian.

Didukung Infrastruktur Komputasi AI

Pengembangan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center juga didukung oleh akses terhadap infrastruktur komputasi AI. Salah satunya melalui GPU Merdeka, layanan GPU-as-a-Service yang menyediakan akses terhadap komputasi AI berperforma tinggi tanpa harus membangun infrastruktur secara mandiri.

Infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti training dan fine-tuning model AI, pengembangan computer vision, pengolahan data dalam skala besar, serta kegiatan riset dan inovasi berbasis AI.

Bagi pengembangan teknologi pertanian, tersedianya infrastruktur komputasi tersebut membuka peluang yang lebih luas untuk mengolah data pertanian dalam jumlah besar dan mengembangkan model AI yang lebih kompleks.

Hal ini menjadi penting terutama dalam pengembangan computer vision dan sistem berbasis AI yang membutuhkan kapasitas komputasi besar untuk proses pelatihan model maupun analisis data.

Dari Data Pertanian Menuju Keputusan yang Lebih Cerdas

Pengembangan Smart and Integrated Agriculture dalam ekosistem AI Technology Center menunjukkan bahwa pemanfaatan AI diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di sektor pertanian.

AI dapat menjadi bagian dari sistem yang membantu memahami kondisi pertanian secara lebih akurat, mengidentifikasi perubahan, serta menyediakan informasi yang dapat mendukung proses pengambilan keputusan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan pertanian Indonesia yang semakin membutuhkan sistem berbasis data untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan dan ketidakpastian.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara keilmuan pertanian dan perkembangan teknologi AI menjadi penting. Pengembangan teknologi tidak hanya membutuhkan kemampuan komputasi dan kecerdasan buatan, tetapi juga pemahaman terhadap karakteristik sistem pertanian dan kebutuhan pengguna di lapangan.

Memperkuat Kolaborasi Riset Pertanian dan AI

Keikutsertaan SmartAgri dalam flagship research UGM AI pada peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara riset pertanian, teknologi AI, infrastruktur komputasi, industri, dan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi lintas disiplin menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan Smart Agriculture. Keahlian di bidang pertanian, rekayasa, data, kebijakan, industri, hingga pengalaman pengguna perlu dipertemukan sejak tahap perumusan masalah hingga implementasi teknologi di lapangan.

Melalui AI Technology Center, kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan penyedia teknologi diharapkan dapat terus berkembang. Bagi SmartAgri, ekosistem tersebut membuka peluang untuk mempertemukan riset pertanian yang telah dikembangkan di UGM dengan perkembangan teknologi AI dan dukungan infrastruktur komputasi yang tersedia.

Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi teknologi pertanian yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan tantangan pertanian Indonesia.

Pengembangan teknologi AI untuk pertanian juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui dukungan terhadap produktivitas dan ketahanan pertanian, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi dan infrastruktur teknologi.

Keterlibatan SmartAgri DTPB FTP UGM dalam peluncuran UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center menjadi bagian dari langkah UGM dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi berbasis AI. Melalui integrasi data, kecerdasan buatan, dan keilmuan pertanian, pengembangan Smart Agriculture diharapkan dapat menghasilkan teknologi yang semakin cerdas, terintegrasi, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi pertanian Indonesia.

Kontributor : Andri
Editor : Haryo

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses