Jurusan Teknik Pertanian telah meluncurkan program “Tracer Study secara online” melalui www.tracer.tp.ugm.ac.id. Dengan fasilitas ini, maka kuisioner yang diberikan kepada alumni dapat diisi melalui internet. Diharapkan dengan konten ini maka ada masukan yang bisa digunakan dalam mengevaluasi program studi yang sudah ada. Selama ini tracer study memerlukan dana yang tidak sedikit dalam memperoleh data, sehingga dengan perkembangan teknologi informasi seperti saat ini dimungkinkan penggalian masukan dilakukan secara mudah dan cepat dan lebih efisien.
Related Posts
Bali, 31 Juli 2026 – Inovasi teknologi lingkungan berbasis hasil riset menjadi salah satu kunci dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional, dosen dan […].
Dosen DTPB FTP UGM Jadi Plenary Speaker MSPPC 2026, Dorong Integrasi Fisiologi Tanaman dan Pertanian Presisi untuk Pertanian Berkelanjutan
Agenda Jumat, 31 Juli 2026
Ipoh, Malaysia, 28 Juli 2026 – Pemanfaatan teknologi digital dalam pertanian semakin membuka peluang baru untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian terhadap perubahan iklim. Menunjukkan kontribusinya pada pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional, […].
Wujudkan Ketahanan Pangan Kepulauan, Tim KKN-PPM UGM Nirwana Nusa Penida Inisiasi Program Pertanian Terpadu di Nusa Lembongan, Bali
AgendaPengabdian Masyarakat Kamis, 30 Juli 2026
KLUNGKUNG – Letak geografis Nusa Lembongan yang terpisah dari Pulau Bali menjadikan sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat setempat masih bergantung pada pasokan dari luar pulau. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) […].
Mini Conference CaPT DTPB FTP UGM Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Nanjing Agricultural University dalam Inovasi Teknologi Pascapanen Non-Destruktif
AgendaKerjasamaPenelitianSeminar Rabu, 29 Juli 2026
Yogyakarta, 28 Juli 2026 – Pengembangan teknologi pascapanen yang inovatif memerlukan kolaborasi lintas disiplin dan jejaring internasional yang kuat. Sebagai upaya memperkuat kerja sama akademik sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang teknologi pascapanen, kelompok penelitian […].