Dr. Evi Bawakan Kuliah Tamu di Chungnam National University Korea Selatan

Daejeon, Korea Selatan, 13 Oktober 2025 —Dr. Rudiati Evi Masithoh, dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (DTPB FTP UGM), menjadi narasumber dalam kuliah tamu di Chungnam National University (CNU), Korea Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian riset kolaboratif terkait Hyperspectral Imaging Spectroscopy yang diselenggarakan di Nondestructive Bio-Sensing Laboratory, Department of Smart Agriculture Systems Machinery Engineering, College of Agriculture and Life Science (BK21 4th Program), CNU.

Dalam kuliah tamu bertajuk “Nondestructive Quantification of Betalains in Red Beet (Beta vulgaris) Using Visible–Near Infrared (Vis–NIR), Near Infrared (NIR) Spectroscopy, and Hyperspectral Imaging (HSI)”, Dr. Evi memaparkan hasil penelitiannya mengenai metode kuantifikasi non-destruktif senyawa betalain pada bit merah.

Teknologi Vis–NIR (Visible–Near Infrared) dan NIR (Near Infrared) spectroscopy memungkinkan analisis komponen kimia pada bahan pangan melalui interaksi cahaya pada panjang gelombang tampak hingga inframerah dekat, tanpa perlu merusak sampel. Sementara itu, Hyperspectral Imaging (HSI) menggabungkan informasi spektral dan spasial untuk menghasilkan citra multidimensi yang dapat digunakan untuk mendeteksi mutu, kandungan nutrisi, dan keamanan bahan pangan secara presisi.

Selain itu Dr Evi juga menyampaikan materi kedua tentang Rapid Detection of Fusarium Infection in Potato (Solanum tuberosum) Seeds During Postharvest Storage Using Visible and Near-Infrared (Vis/NIR) Spectroscopy. Dengan spektroskopi VisNIR maka dapat ditentukan parameter kimia dan dapat diklasifikasikan benih kentang yang sehat dan yang terinfeksi Fusarium.

Selain menjadi ajang berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik dan riset antara DTPB FTP UGM dengan Chungnam National University, khususnya dengan Prof. Byoung-Kwan Cho, Ph.D., pakar di bidang bio-sensing and smart agriculture systems. Kolaborasi ini diharapkan dapat berlanjut pada pengembangan riset bersama di bidang pertanian cerdas dan teknologi penginderaan non-destruktif untuk pangan.

Kuliah tamu ini dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana, dosen, dan peneliti lintas disiplin, yang membuka ruang diskusi akademik yang kaya perspektif.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

  • SDG 2 (Zero Hunger): melalui peningkatan efisiensi dan ketahanan sistem pangan,
  • SDG 4 (Quality Education): lewat penyelenggaraan kegiatan akademik internasional,
  • SDG 5 (Gender Equality): dengan peran aktif perempuan peneliti dalam kolaborasi global,
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): melalui pengembangan teknologi inovatif di bidang pertanian presisi,
  • SDG 12 (Responsible Consumption and Production): melalui penerapan metode analisis ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, DTPB FTP UGM berharap dapat terus memperluas jejaring internasional, meningkatkan kapasitas riset, serta memperkuat posisi DTPB FTP UGM dalam inovasi teknologi pertanian dan pangan berkelanjutan di tingkat global.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses