Chiang Mai, Thailand – Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) berkolaborasi dengan Universitas Ciputra Surabaya dalam kegiatan riset bersama di bawah Program Riset Kolaboratif Unggulan (RIKUB) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program RIKUB dirancang untuk mendukung penelitian kolaboratif lintas institusi yang menghasilkan inovasi nyata serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan industri.
Dalam pelaksanaan program ini, tim riset UGM dan Universitas Ciputra mengusung tema “Strategi Keberlanjutan dan Penerapan Teknologi sebagai Pendorong Inovasi dan Efisiensi dalam Industri Kopi Skala Kecil dan Menengah.” Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan riset, tim melaksanakan kunjungan penelitian dan pembelajaran lapangan ke Thailand pada 6–10 Desember 2025, guna memperkuat kerja sama riset serta memperluas wawasan pengembangan industri kopi berkelanjutan dari hulu hingga hilir.
Tim dari UGM terdiri atas Dr. Joko Nugroho Wahyu Kariyadi, Dr. Chandra Setyawan, Dr. Makbul Hajad, Dr. Ansita Gupitakingin Pradipta, Dr. Dwi Ayuni dan Musyrifah Kurniawati, S.T.P., serta tim dari Universitas Ciputra yang diwakili oleh Dr. Teofilus, Yoseva Maria Pujirahayu, M.B.A., dan Dr. Fahrul Riza. Selama kunjungan, rombongan mendatangi tiga institusi strategis di Chiang Mai yang merepresentasikan praktik kopi berbasis komunitas, akademik, dan industri.
Pembelajaran Produksi Kopi Berbasis Komunitas

Kunjungan pertama dilaksanakan di Khun Chang Kian Community Enterprise, yang berlokasi di Ban Khun Chang Kian, Chiang Mai. Rombongan diterima oleh pemilik usaha, Mr. Narong Yangyuenkul dan Mr. Yodthong Chaeyang. Dalam kesempatan tersebut, tim berdiskusi secara langsung mengenai tahapan produksi kopi skala kecil hingga menengah, mulai dari pengelolaan kebun, penanganan pascapanen, hingga pengolahan kopi sederhana berbasis komunitas.
Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai model usaha kopi berbasis masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan, pelibatan petani lokal, serta peningkatan nilai tambah produk kopi daerah.
Penguatan Jejaring Akademik Internasional

Agenda berikutnya berlangsung di Faculty of Engineering and Agro-Industry, Maejo University, Chiang Mai. Rombongan diterima oleh Dr. Jaturapatr Varith, Dr. Kanokwan Tandee, Dr. Chawakorn Sringenyuang, dan Dr. Teerapol Senphan. Kegiatan difokuskan pada diskusi inisiasi kerja sama penelitian internasional serta pengenalan fokus dan capaian riset dari masing-masing institusi.
Selain diskusi, rombongan juga melakukan kunjungan ke fasilitas laboratorium untuk meninjau sarana dan prasarana pendukung penelitian, serta mengidentifikasi peluang pemanfaatannya dalam kolaborasi riset di bidang Teknik Pertanian dan Biosistem.
Studi Industri Kopi Terintegrasi

Rangkaian kunjungan ditutup dengan kunjungan ke Hillkoff Co., Ltd., yang berlokasi di Inthakhil Subdistrict, Mae Taeng District, Chiang Mai. Rombongan diterima oleh Managing Director, Ms. Naruemon Taksaudom, beserta tim. Hillkoff memaparkan model bisnis industri kopi terintegrasi yang mencakup proses produksi, pengolahan, pengendalian mutu, hingga strategi pengembangan produk dan pemberdayaan petani.
Melalui kunjungan ini, tim memperoleh gambaran praktik industri kopi berkelanjutan yang mampu mengintegrasikan aspek kualitas, keberlanjutan, dan pemasaran dalam skala komersial. Kegiatan kunjungan pada 6-10 Desember 2025 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan riset kolaboratif, inovasi teknologi kopi, serta penguatan jejaring internasional antara UGM, Universitas Ciputra, dan mitra akademik maupun industri di Thailand.