DTPB FTP UGM Perkuat Kerja Sama Strategis Global melalui Misi Riset Internasional di Austria

Vienna, Austria, 29 April–12 Mei 2026 – Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) terus memperluas peran internasionalnya melalui misi riset global di BOKU University, Vienna, Austria. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik internasional, tetapi juga mencerminkan kerja sama strategis berdampak dalam menjawab tantangan keberlanjutan global melalui riset kolaboratif lintas negara.

Melalui skema ASEA-UNINET, tiga dosen DTPB FTP UGM yaitu Dr. Rizki Maftukhah, Dr. Ngadisih, dan Dr. Murtiningrum menjalankan misi riset internasional untuk mengembangkan solusi berbasis sains terhadap isu kesehatan tanah, keamanan pangan, dan restorasi lingkungan.

ASEA-UNINET (ASEAN European Academic University Network) merupakan jaringan kerja sama akademik internasional yang bertujuan mendorong proyek bilateral maupun multilateral di bidang penelitian, pendidikan berbasis riset (research-led teaching), dan pengembangan seni antara universitas anggota di Austria dengan perguruan tinggi mitra di kawasan Asia Tenggara. Melalui dukungan ASEA-UNINET Project Funding, program ini membuka peluang kolaborasi melalui pendanaan riset, mobilitas peneliti, pertukaran akademik, hingga penguatan jejaring ilmiah internasional. Bagi DTPB FTP UGM, skema ini menjadi ruang strategis untuk memperluas kontribusi riset Indonesia pada isu keberlanjutan dan tantangan lingkungan global.

Kolaborasi Global untuk Menjawab Tantangan Lingkungan

Dalam misi ini, DTPB FTP UGM tidak hanya berpartisipasi sebagai mitra penelitian, tetapi juga mengambil peran strategis sebagai koordinator kolaborasi internasional yang mempertemukan berbagai universitas dalam jejaring riset global.

Melalui koordinasi DTPB FTP UGM, kolaborasi ini melibatkan peneliti dari BOKU University, Universitas Gadjah Mada, Vietnam National University of Agriculture (VNUA), dan Kasetsart University, Thailand, dalam dua proyek internasional berbasis keberlanjutan.

Tour Laboratorium di BOKU University

Proyek pertama, “Use of Locally Available Soil Amendments to Reduce Heavy Metal Concentrations in Important Food Crops”, mempertemukan peneliti dari BOKU, UGM, dan VNUA untuk mengembangkan pendekatan pengelolaan tanah melalui pemanfaatan amandemen lokal guna mengurangi kontaminasi logam berat pada tanaman pangan.

Sementara itu, proyek kedua, “Transforming Restoration of Post-Mining Soils with Nature-Based Solutions in Tropical Areas (RENTROP)”, dijalankan bersama peneliti dari BOKU, UGM, dan Kasetsart University dengan fokus pada pengembangan solusi berbasis alam (nature-based solutions) untuk restorasi lahan terdegradasi di wilayah tropis.

Peran koordinatif DTPB FTP UGM dalam mempertemukan berbagai institusi internasional ini menunjukkan meningkatnya kapasitas departemen dalam membangun kerja sama strategis yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga menghasilkan riset kolaboratif dengan dampak nyata bagi isu lingkungan global.

Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap kesehatan tanah, ketahanan pangan, dan degradasi lingkungan, kolaborasi lintas negara yang terkoordinasi seperti ini menjadi penting untuk menghasilkan solusi yang kuat secara ilmiah sekaligus relevan untuk diterapkan di masyarakat.

Peran Strategis Indonesia dalam Jejaring Riset Internasional

Dalam misi ini, Dr. Rizki Maftukhah berperan sebagai Koordinator Indonesia untuk dua proyek ASEA-UNINET, memperkuat kontribusi Indonesia dalam jejaring riset internasional terkait pengelolaan tanah berkelanjutan dan restorasi lingkungan.

Kegiatan Field Excursion

Peran tersebut menunjukkan bahwa kerja sama internasional tidak hanya sebatas pertukaran akademik, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi peneliti Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam agenda penelitian global.

Keterlibatan peneliti DTPB FTP UGM dalam posisi koordinatif juga memperlihatkan meningkatnya kapasitas institusi dalam membangun kemitraan penelitian internasional yang lebih setara dan berdampak.

Transfer Teknologi dan Penguatan Kapasitas Riset

Selama misi berlangsung, tim peneliti menjalankan berbagai agenda akademik dan teknis yang mendukung transfer pengetahuan dan pengembangan penelitian.

Salah satu kegiatan utama berupa analisis laboratorium lanjutan di Institute of Soil Research BOKU University, yang digunakan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai amandemen lokal dalam memperbaiki tanah terkontaminasi.

Analisis laboratorium lanjutan di Institute of Soil Research BOKU University

Selain itu, tim juga melakukan kunjungan ke Hydrological Open Air Laboratory (HOAL) Petzenkirchen, fasilitas observatorium terbuka kelas dunia yang menggunakan ratusan sensor untuk memantau dinamika air, nutrisi, dan pergerakan materi secara rinci.

Kunjungan tersebut membuka peluang pembelajaran mengenai integrasi sistem pertanian dan pengelolaan sumber daya air yang nantinya dapat menjadi dasar pengembangan model dan kebijakan pengelolaan lahan berkelanjutan di masa depan.

Kerja Sama Strategis Berdampak bagi Penelitian dan Masyarakat

Partisipasi DTPB FTP UGM dalam misi internasional ini mencerminkan pendekatan kerja sama strategis yang tidak berhenti pada aktivitas akademik semata, tetapi diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata melalui riset dan rekomendasi kebijakan.

Setelah rangkaian kegiatan ini selesai, tim peneliti akan melanjutkan penyusunan manuskrip kolaboratif internasional serta policy brief yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait pengelolaan tanah yang aman dan berkelanjutan.

Keterlibatan aktif DTPB FTP UGM dalam jejaring global juga menunjukkan komitmen institusi dalam menghubungkan pengetahuan lokal Indonesia dengan kapasitas riset kelas dunia, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui kolaborasi lintas negara ini, DTPB FTP UGM terus menunjukkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan riset unggul, tetapi juga mendorong kerja sama internasional yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses