UGM dan BOKU University Perkuat Kolaborasi Akademik melalui ASEA-UNINET dan ERASMUS+ Mobility

Yogyakarta, 4 Juli 2026 – Penguatan jejaring riset internasional menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai tantangan pertanian global, mulai dari perubahan iklim hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sebagai kelanjutan dari kolaborasi penelitian di Pulau Bangka, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) menerima kunjungan dua mahasiswa doktoral BOKU University, Austria, melalui program ERASMUS+ Mobility. Kegiatan tersebut meliputi kunjungan laboratorium, pertemuan dengan pimpinan fakultas dan departemen, serta sharing session bersama mahasiswa Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian sebagai wadah bertukar pengalaman, memperkuat jejaring penelitian, dan membuka peluang kolaborasi akademik di masa mendatang.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi internasional yang telah terjalin melalui skema ASEA-UNINET dan ERASMUS+ Mobility. Sebelumnya, kedua mahasiswa BOKU University turut mengikuti rangkaian kegiatan penelitian lapangan di Pulau Bangka bersama tim dosen DTPB FTP UGM. Di Yogyakarta, agenda dilanjutkan dengan berbagai kegiatan akademik untuk memperdalam pemahaman mengenai riset, pendidikan, dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan DTPB FTP UGM.

Delegasi BOKU University yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas dua mahasiswa doktoral, yaitu Juliana Jäggle, M.Sc. dan Lea Wellinger, M.Sc., yang menjalani program ERASMUS+ Mobility di Universitas Gadjah Mada. Selama kegiatan, keduanya didampingi oleh tim dosen DTPB FTP UGM, yaitu Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., serta Dr. nat. techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc.

Kunjungan ke Laboratorium DTPB FTP UGM

Selama berada di Yogyakarta, delegasi BOKU University mengunjungi sejumlah laboratorium di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan fasilitas penelitian, laboratorium, serta berbagai inovasi yang tengah dikembangkan oleh para dosen dan peneliti DTPB FTP UGM.

Kunjungan ke berbagai fasilitas laboratoriu Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem

Melalui kunjungan tersebut, kedua institusi berdiskusi mengenai berbagai topik penelitian, mulai dari teknik sumber daya lahan dan air, rehabilitasi lahan, pertanian presisi (smart agriculture), pengelolaan lingkungan, hingga adaptasi perubahan iklim. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan saling berbagi pengalaman mengenai pendekatan riset yang diterapkan di Indonesia maupun Austria.

Bertemu Dekan FTP UGM dan Ketua Departemen DTPB

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kunjungan kehormatan kepada Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Eni Harmayani, M.Sc., serta Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.

Pertemuan dengan Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM Prof. Eni Harmayani

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan akademik antara FTP UGM dan BOKU University. Berbagai peluang kerja sama dibahas, mulai dari penelitian kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah bersama, hingga pengembangan program akademik yang mendukung isu pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Kedua institusi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional melalui berbagai skema kerja sama, termasuk ASEA-UNINET dan ERASMUS+ Mobility, sehingga mampu memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sharing Session Bersama Mahasiswa Program Doktor

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah sharing session bersama mahasiswa Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian UGM.

Dalam sesi tersebut, para mahasiswa mempresentasikan perkembangan penelitian disertasi masing-masing yang berkaitan dengan berbagai isu strategis di bidang teknik pertanian dan biosistem. Beragam topik yang dibahas meliputi pengelolaan sumber daya lahan dan air, rekayasa lingkungan pertanian, teknologi irigasi, pemanfaatan teknologi digital dalam pertanian, hingga pengembangan sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Sharing session bersama para mahasiswa doktor ilmu teknik pertanian

Diskusi berlangsung secara aktif dengan melibatkan dua mahasiswa doktoral BOKU University, Juliana Jäggle, M.Sc. dan Lea Wellinger, M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, para peserta saling bertukar pengalaman mengenai pendekatan penelitian, metodologi ilmiah, budaya akademik, serta sistem pendidikan doktoral yang diterapkan di Indonesia maupun Austria.

Kegiatan sharing session ini turut didampingi oleh dosen DTPB FTP UGM, yaitu Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., serta Dr. nat. techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc. Para dosen memberikan berbagai masukan ilmiah sekaligus memfasilitasi diskusi mengenai peluang kolaborasi riset di masa mendatang.

Selain bertukar pengalaman mengenai penelitian yang sedang dijalankan, forum ini juga menjadi ruang diskusi mengenai peluang kolaborasi internasional, pengembangan publikasi ilmiah bersama, pertukaran mahasiswa, hingga penguatan jejaring akademik antara UGM dan BOKU University. Suasana diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui forum ini, mahasiswa Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian UGM memperoleh perspektif baru mengenai pelaksanaan riset di tingkat internasional. Di sisi lain, Juliana Jäggle dan Lea Wellinger memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan pertanian tropis di Indonesia beserta berbagai inovasi yang tengah dikembangkan oleh Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM.

Memperkuat Jejaring Penelitian Internasional

Seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan komitmen DTPB FTP UGM dalam membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan bersama mitra internasional. Melalui sinergi antara program ASEA-UNINET dan ERASMUS+ Mobility, kerja sama tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penelitian, tetapi juga diperkuat melalui pertukaran pengetahuan, mobilitas akademik, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Ke depan, UGM dan BOKU University berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat berkembang menjadi penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagai inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknik pertanian, pengelolaan sumber daya alam, dan pertanian berkelanjutan di tingkat global.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses