Penarikan Mahasiswa Magang Teknik Pertanian UGM di PT Madubaru Yogyakarta

Bantul, Yogyakarta, 05 Februari 2026 — Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa magang Sarjana Teknik Pertanian di PT Madubaru, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program magang industri yang telah berlangsung selama enam bulan.

Penarikan mahasiswa magang ini dihadiri oleh sejumlah dosen DTPB FTP UGM, antara lain Andri Prima Nugroho selaku Koordinator Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Teknik Mesin Biosistem (TMB), Prof. Lilik Sutiarso, Prof. Bambang Purwantana, Dr. Radi, Sri Markumningsih, Ph.D., serta Ardan Wiratmoko, M.Sc. Kegiatan ini juga didampingi oleh teknisi laboratorium, yaitu Bapak Marheriyanto dan Ibu Suyatmi.

Dari pihak mitra industri, kegiatan penarikan mahasiswa magang dihadiri oleh perwakilan PT Madubaru, yaitu M. Luthfi Dinsaputro, alumni DTPB FTP UGM, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Incoming Quality Assurance/Bina Sarana Tani Madubaru.

Program Magang Industri di PT Madubaru

Pada tahun ini, program magang industri di PT Madubaru diikuti oleh 10 mahasiswa Sarjana Teknik Pertanian dengan konsentrasi KBK Teknik Mesin Biosistem (TMB). Selama enam bulan pelaksanaan magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung dunia kerja, khususnya pada industri gula nasional.

Mahasiswa magang terlibat dalam berbagai tahapan proses produksi gula, mulai dari persiapan lahan untuk penanaman tebu, perawatan tanaman tebu, pemanenan, hingga proses pengolahan tebu di pabrik sampai menjadi produk gula dan spiritus. Keterlibatan langsung ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai sistem produksi agroindustri berbasis tebu.

Meningkatkan Kompetensi dan Kesiapan Lulusan

Melalui program magang ini, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman praktis dan gambaran nyata mengenai kebutuhan dunia industri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.

Program magang industri ini juga merupakan bentuk komitmen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM dalam mengakomodasi dan mempersiapkan lulusan Sarjana Teknik Pertanian agar memiliki kompetensi teknis, keterampilan praktis, serta daya saing yang lebih tinggi di dunia kerja.

Tanggapan Positif dari Mitra Industri

Di akhir kegiatan penarikan, M. Luthfi Dinsaputro menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program magang ini.

“Kami merespons dan menyambut positif atas inisiasi magang ini. Dari kegiatan ini, mahasiswa aktif dan kami mendapatkan berbagai macam umpan balik dalam sistem produksi kami. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut ke depannya, karena memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam peningkatan teknologi serta bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman kerja di industri,” ujarnya.

Mendukung Pencapaian SDGs dan Penguatan Kemitraan

Kegiatan magang dan penarikan mahasiswa ini selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

  • SDG 4 (Quality Education)
  • SDG 8 (Decent Work and Economic Growth)
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure)
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals)

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri, DTPB FTP UGM terus berkomitmen menghasilkan lulusan Teknik Pertanian yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan agroindustri nasional yang berkelanjutan.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses