Temu Teknis PT Madubaru dengan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem

[:id][24 Mei 2022] PT Madubaru menyelenggarakan Pertemuan Teknis dengan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) FTP UGM bertempat di Wisma Tamu Madukismo, Kasihan, Bantul. Pertemuan ini bertujuan untuk monitoring kerjasama riset yang telah berjalan selama ini serta membahas kelanjutan kerjasama ke depan. Dari PT Madubaru hadir Komisaris PT Madubaru H Rahmad Edi Cahyono, Direktur PT Madubaru Irwan Revianto Rares, beserta jajaran dari staf kebun dan bengkel mekanisasi sedangkan dari DTPB hadir dosen yaitu Prof. Dr. Lilik Sutiarso, Dr. Radi, Andri Prima Nugroho, Ph.D., Dr. Rudiati Evi Masithoh, dan Dr. (cand) Deffa Rahadiyan serta mahasiswa yang melakukan penelitian di PG Madukismo.

Foto bersama Dosen DTPB dan Pimpinan PT Madubaru

Dalam Temu Teknis tersebut Dr. Radi yang bertindak selaku moderator mengawali acara dengan menyampaikan tujuan acara dan mengucapkan terimakasih kepada PG Madukismo PT Madubaru yang telah memfasilitasi penelitian mahasiswa DTPB. Dalam sambutannya, komisaris PT Madubaru Ir. Rahmad Edi Cahyono yang juga merupakan anggota Dewan Pengarah Program Studi Teknik Pertanian menyarakan siap mendukung proses pembeljaran di DTPB. Ir. Edi menambahkan bahwa pada akhir-akhir ini terjadi kesulitan untuk mendapatkan tenaga tanam sedangkan kesulitan untuk mendapatkan tenaga tebang sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu meskipun dapat dipenuhi dengan masuknya tenaga kerja dari luar DIY. Kedua permasalahan ini mendorong penggunaan mekanisasi pertanian terutama untuk proses tebang dan tanam. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Direktur PT Madubaru yang mengatakan perlunya riset tentang mekanisasi agar dapat diterapkan di PG Madukismo untuk mengatasi kesulitan mendapatkan tenaga kerja. Prof. Lilik Sutiarso dalam sambutannya menyambut baik kerjasama yang telah terjadi selama ini baik dalam kegiatan penelitian, pengujian lat mesin pertanian, dan pendidikan.

Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian

Dalam acara selanjutnya lima mahasiswa yang telah melakukan penelitian di PT Madubaru mempresentasikan kemajuan penelitian masing-masing. Nama mahasiswa dan judul penelitian adalah:

  1. Muhammad Lutfi Dinsaputro, judul Perancangan Mekanisme Jarak Tanam TEbu pada Mesin Penanam Tebu Mekanis dengan Transmisi Sliding Mesh
  2. Nizar Maulana Malik, judul Rancangbangun Screw Metering Device Double Outlet pada Fertilizer Applicator
  3. Ilham Muhammad Ridho Modifikasi, judul Roller Pemotong Bibit Tebu dengan Bahan Karet Rubber pada Alat Penanam Tebu Mekanis di PT Madubaru
  4. Ikhwanul Yakin, judul Monitoring Tanaman Tebu Menggunakan Drone Guna Evaluasi Persen Vegetasi di PT Madubaru
  5. Vaditya Ricky Viardana, judul Analisis Ketinggian Tanaman Tebu Menggunakan Drone di PT Madubaru PG Madukismo.

Setelah presentasi, dilakukan diskusi tentang hasil-hasil penelitian yang telah dicapai oleh seluruh peserta temu teknik. Acara diakhiri dengan harapan bahwa hasil penelitian dapat diimplementasikan di PG Madukismo sebagai solusi spesifik lokasi dan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses budidaya tebu.

Kontributor : Murtiningrum[:en][24 Mei 2022] PT Madubaru menyelenggarakan Pertemuan Teknis dengan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) FTP UGM bertempat di Wisma Tamu Madukismo, Kasihan, Bantul. Pertemuan ini bertujuan untuk monitoring kerjasama riset yang telah berjalan selama ini serta membahas kelanjutan kerjasama ke depan. Dari PT Madubaru hadir Komisaris PT Madubaru H Rahmad Edi Cahyono, Direktur PT Madubaru Irwan Revianto Rares, beserta jajaran dari staf kebun dan bengkel mekanisasi sedangkan dari DTPB hadir dosen yaitu Prof. Dr. Lilik Sutiarso, Dr. Radi, Andri Prima Nugroho, Ph.D., Dr. Rudiati Evi Masithoh, dan Dr. (cand) Deffa Rahadiyan serta mahasiswa yang melakukan penelitian di PG Madukismo.

Foto bersama Dosen DTPB dan Pimpinan PT Madubaru

 

Dalam Temu Teknis tersebut Dr. Radi yang bertindak selaku moderator mengawali acara dengan menyampaikan tujuan acara dan mengucapkan terimakasih kepada PG Madukismo PT Madubaru yang telah memfasilitasi penelitian mahasiswa DTPB. Dalam sambutannya, komisaris PT Madubaru Ir. Rahmad Edi Cahyono yang juga merupakan anggota Dewan Pengarah Program Studi Teknik Pertanian menyarakan siap mendukung proses pembeljaran di DTPB. Ir. Edi menambahkan bahwa pada akhir-akhir ini terjadi kesulitan untuk mendapatkan tenaga tanam sedangkan kesulitan untuk mendapatkan tenaga tebang sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu meskipun dapat dipenuhi dengan masuknya tenaga kerja dari luar DIY. Kedua permasalahan ini mendorong penggunaan mekanisasi pertanian terutama untuk proses tebang dan tanam. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Direktur PT Madubaru yang mengatakan perlunya riset tentang mekanisasi agar dapat diterapkan di PG Madukismo untuk mengatasi kesulitan mendapatkan tenaga kerja. Prof. Lilik Sutiarso dalam sambutannya menyambut baik kerjasama yang telah terjadi selama ini baik dalam kegiatan penelitian, pengujian lat mesin pertanian, dan pendidikan.

Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian

Dalam acara selanjutnya lima mahasiswa yang telah melakukan penelitian di PT Madubaru mempresentasikan kemajuan penelitian masing-masing. Nama mahasiswa dan judul penelitian adalah:

  1. Muhammad Lutfi Dinsaputro, judul Perancangan Mekanisme Jarak Tanam TEbu pada Mesin Penanam Tebu Mekanis dengan Transmisi Sliding Mesh
  2. Nizar Maulana Malik, judul Rancangbangun Screw Metering Device Double Outlet pada Fertilizer Applicator
  3. Ilham Muhammad Ridho Modifikasi, judul Roller Pemotong Bibit Tebu dengan Bahan Karet Rubber pada Alat Penanam Tebu Mekanis di PT Madubaru
  4. Ikhwanul Yakin, judul Monitoring Tanaman Tebu Menggunakan Drone Guna Evaluasi Persen Vegetasi di PT Madubaru
  5. Vaditya Ricky Viardana, judul Analisis Ketinggian Tanaman Tebu Menggunakan Drone di PT Madubaru PG Madukismo.

Setelah presentasi, dilakukan diskusi tentang hasil-hasil penelitian yang telah dicapai oleh seluruh peserta temu teknik. Acara diakhiri dengan harapan bahwa hasil penelitian dapat diimplementasikan di PG Madukismo sebagai solusi spesifik lokasi dan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses budidaya tebu.

Kontributor : Murtiningrum[:]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.