Prof. Sigit Supadmo Arif Hadiri Pembahasan Agenda HUT GIB ke-13 di Desa Sriharjo

Bantul, 5 Mei 2026 – Guru Besar bidang teknik dan manajemen irigasi Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), Prof. Sigit Supadmo Arif, menghadiri kegiatan pembahasan agenda dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) GIB ke-13 yang diselenggarakan di Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi forum diskusi bersama antara masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan terkait sejumlah program lingkungan dan pertanian berkelanjutan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian HUT GIB ke-13.

Pembahasan Agenda Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan

Dalam forum tersebut, dibahas beberapa agenda utama yang akan menjadi bagian dari peringatan HUT GIB ke-13, di antaranya kegiatan mapag toya, penanaman pohon aren dan gayam, sosialisasi desa pro lingkungan, serta pelatihan Biosaka untuk pertanian harmoni kembali ke alam.

Penanaman pohon aren dan gayam direncanakan sebagai langkah awal pengembangan agroforestri di kawasan perbukitan Sriharjo serta bantaran Sungai Oya dan Sungai Opak. Program ini diharapkan dapat mendukung konservasi lahan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut.

Selain itu, kegiatan sosialisasi desa pro lingkungan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Pelatihan Biosaka dan Pendekatan Pertanian Harmoni dengan Alam

Agenda lain yang turut dibahas adalah pelatihan Biosaka sebagai bagian dari pendekatan pertanian yang lebih selaras dengan alam dan ramah lingkungan.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam menerapkan praktik pertanian yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan sumber daya alam.

Peran Akademisi dalam Penguatan Program Lingkungan

Kehadiran Prof. Sigit Supadmo Arif dalam kegiatan ini mencerminkan keterlibatan akademisi DTPB FTP UGM dalam mendukung pengembangan program berbasis lingkungan dan pertanian berkelanjutan di masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat implementasi program konservasi sumber daya air, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan sistem pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses