Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Sebagai Narasumber Pakar Bidang Klimatologi dalam FGD Bidang Alat Operasi Utama BMKG 2021

[:id]

Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Bayu Dwi Apri Nugroho, PhD, diundang sebagai narasumber pakar bidang klimatologi dalam Focus Group Discussion Alat Operasi Utama (Aloptama) BMKG 2021, yang diselenggarakan secara hybrid tanggal 4 Juni 2021.

Tangkapan layar paparan Bayu Dwi Apri Nugroho, Ph.D pada FGD Aloptama BMKG

FGD sendiri dihadiri oleh internal BMKG yang terdiri dari Para Pejabat Eselon 1, Para Pejabat Eselon 2, Para Fungsional Utama, Para Koordinator Bidang, Para Sub Koordinator Bidang, Para Kepala Balai Besar MKG Wilayah 1 s/d 5, Para Koordinator Propinsi UPT Daerah, Kepala ULP dan Para Task Force Kedeputian Teknis untuk Perencanaan, sedangkan dari pihak eksternal antara lain Kementerian PPN/Bappenas (Direktur Lingkungan Hidup), Kementerian Keuangan (Direktur Jenderal Anggaran), Para Ahli/Narasumber Bidang Meteorologi, Para Ahli/Narasumber Bidang Klimatologi, Para Ahli/Narasumber Bidang Geofisika, Para Ahli/Narasumber Bidang Inskalrekjarkom. FGD ini focus pada 5 teknologi yang ada di BMKG yaitu (1) teknologi Radar, AWOS, LLWAS, LIDAR, TDWR, (2) AWS, ARG, Alat Kualitas Udara 9 PM 2,5/10, (3) Seismograph, Intencitymeter dan Processing Seismic, (4) Big Data, AI dan HPC, dan (5) Jaringan Komunikasi. Maksud diadakannya FGD ini adalah adanya tantangan mendesak yang dialami oleh BMKG saat ini yaitu keterbatasan sistem dan peralatan untuk pemantauan, prakiraan dan peringatan dini dari segi jumlah, level kemajuan teknologi, masa pakai dan kerapatan jaringan/jumlah peralatan, BMKG dituntut tetap dapat melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang MKG, sehingga diperlukan kajian evaluasi dan masukan dari ahli/pakar dari Perguruan Tinggi dan Lembaga di 5 bidang tersebut terhadap teknologi dan efektivitas peralatan bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika yang ada di BMKG saat ini untuk selanjutnya dapat merumuskan kebijakan dan target dalam pengoptimalan peralatan yang telah berjalan selama ini.
Bayu Dwi Apri Nugroho, PhD dalam paparannya di bidang klimatologi, menjelaskan bagaimana perkembangan terkait AWS, termasuk pengolahan data serta ouput data yang harus disampaikan kepada masyarakat, karena BMKG ini sebagai lembaga resmi yang memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi cuaca dan iklim serta potensi kebencanaan, sehingga informasi yang akurat dan cepat diperlukan termasuk penyampaian informasi yang mudah dipahami dan dimengerti kepada masyarakat.

Kontributor: Bayu DAN

[:en]

Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Bayu Dwi Apri Nugroho, PhD, diundang sebagai narasumber pakar bidang klimatologi dalam Focus Group Discussion Alat Operasi Utama (Aloptama) BMKG 2021, yang diselenggarakan secara hybrid tanggal 4 Juni 2021.

Tangkapan layar paparan Bayu Dwi Apri Nugroho, Ph.D pada FGD Aloptama BMKG

FGD sendiri dihadiri oleh internal BMKG yang terdiri dari Para Pejabat Eselon 1, Para Pejabat Eselon 2, Para Fungsional Utama, Para Koordinator Bidang, Para Sub Koordinator Bidang, Para Kepala Balai Besar MKG Wilayah 1 s/d 5, Para Koordinator Propinsi UPT Daerah, Kepala ULP dan Para Task Force Kedeputian Teknis untuk Perencanaan, sedangkan dari pihak eksternal antara lain Kementerian PPN/Bappenas (Direktur Lingkungan Hidup), Kementerian Keuangan (Direktur Jenderal Anggaran), Para Ahli/Narasumber Bidang Meteorologi, Para Ahli/Narasumber Bidang Klimatologi, Para Ahli/Narasumber Bidang Geofisika, Para Ahli/Narasumber Bidang Inskalrekjarkom. FGD ini focus pada 5 teknologi yang ada di BMKG yaitu (1) teknologi Radar, AWOS, LLWAS, LIDAR, TDWR, (2) AWS, ARG, Alat Kualitas Udara 9 PM 2,5/10, (3) Seismograph, Intencitymeter dan Processing Seismic, (4) Big Data, AI dan HPC, dan (5) Jaringan Komunikasi. Maksud diadakannya FGD ini adalah adanya tantangan mendesak yang dialami oleh BMKG saat ini yaitu keterbatasan sistem dan peralatan untuk pemantauan, prakiraan dan peringatan dini dari segi jumlah, level kemajuan teknologi, masa pakai dan kerapatan jaringan/jumlah peralatan, BMKG dituntut tetap dapat melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang MKG, sehingga diperlukan kajian evaluasi dan masukan dari ahli/pakar dari Perguruan Tinggi dan Lembaga di 5 bidang tersebut terhadap teknologi dan efektivitas peralatan bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika yang ada di BMKG saat ini untuk selanjutnya dapat merumuskan kebijakan dan target dalam pengoptimalan peralatan yang telah berjalan selama ini.
Bayu Dwi Apri Nugroho, PhD dalam paparannya di bidang klimatologi, menjelaskan bagaimana perkembangan terkait AWS, termasuk pengolahan data serta ouput data yang harus disampaikan kepada masyarakat, karena BMKG ini sebagai lembaga resmi yang memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi cuaca dan iklim serta potensi kebencanaan, sehingga informasi yang akurat dan cepat diperlukan termasuk penyampaian informasi yang mudah dipahami dan dimengerti kepada masyarakat.

Kontributor: Bayu DAN

[:]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.