Yogyakarta, 14 November 2025 — Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian UGM (DTPB FTP UGM), Dr. Bayu Nugraha, berpartisipasi dalam VI Asia Symposium on Quality Management in Postharvest Systems (ASQP 2025) yang berlangsung pada 11–13 November 2025 di Kota Shizuoka, Jepang. Simposium internasional ini menjadi forum penting yang mempertemukan para pakar pascapanen, peneliti, peneliti muda, serta mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi inovasi, gagasan, dan masa depan sistem manajemen pascapanen.

Pada kegiatan tersebut, Dr. Bayu Nugraha mempresentasikan dua penelitian terbaru. Melalui poster presentation berjudul “Multiscale morphometric analysis of red chili pepper using X-ray CT”, beliau mengeksplorasi analisis morfometri cabai merah berbasis X-ray CT untuk mengetahui struktur internal komoditas hortikultura secara lebih detail. Sementara pada sesi oral presentation dengan judul “Respiration of red chili pepper as a function of oxygen level”, Dr. Bayu memaparkan riset mengenai dinamika respirasi cabai merah pada berbagai kadar oksigen, yang berperan penting dalam menentukan strategi penyimpanan dan pengendalian mutu pascapanen.
Kedua topik riset tersebut menarik perhatian sejumlah peserta konferensi. Beberapa peneliti menunjukkan ketertarikan untuk melakukan diskusi lanjutan yang berpotensi menjadi kerja sama penelitian di masa depan. Hal ini membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih kuat antara DTPB FTP UGM dan berbagai institusi riset global.
Selain menyajikan presentasi ilmiah, ASQP 2025 juga menghadirkan kegiatan field trip pada hari ketiga untuk mengunjungi museum teh serta kebun jeruk mandarin di wilayah Shizuoka. Kunjungan ini memberi wawasan tambahan terkait praktik budidaya, kultur pertanian lokal, serta pengelolaan pascapanen tanaman hortikultura di Jepang.


Di luar agenda simposium, Dr. Bayu Nugraha juga berkesempatan melakukan kunjungan akademik ke Faculty of Agriculture, Yamagata University di Kota Tsuruoka. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Bayu berdiskusi dengan Prof. Hideki Murayama, Wakil Rektor untuk Hubungan Internasional Yamagata University mengenai peluang riset bersama, program pertukaran mahasiswa, serta pengembangan kolaborasi lainnya. Beliau juga menyempatkan diri bertemu sejumlah alumni dan mahasiswa FTP UGM yang sedang menempuh studi maupun mengikuti program pertukaran pelajar di Jepang.
Partisipasi Dr. Bayu dalam ASQP 2025 tidak hanya memperkuat kontribusi akademik DTPB FTP UGM dalam penelitian pascapanen, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
-
SDG 2 (Zero Hunger): melalui riset peningkatan kualitas penanganan pascapanen yang mendukung ketahanan pangan.
-
SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): melalui pengembangan inovasi teknologi pascapanen dan kolaborasi riset internasional.
-
SDG 12 (Responsible Consumption and Production): melalui penelitian yang mendorong efisiensi, pengurangan kehilangan pascapanen, dan sistem produksi pangan yang lebih berkelanjutan.
-
SDG 17 (Partnerships for the Goals): melalui perluasan jejaring kerja sama internasional antara UGM dan institusi global seperti Yamagata University.
Keterlibatan DTPB FTP UGM dalam forum internasional ini semakin menegaskan komitmen departemen dalam memperkuat riset global, memperluas kolaborasi, dan mendorong inovasi teknologi yang mendukung pertanian berkelanjutan.