Mahasiswa Teknik Pertanian UGM Paparkan Progres Magang Industri di Wilmar International Plantation

Yogyakarta, 12 Februari 2026 – Dua mahasiswa Teknik Pertanian dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, Andromeda Setiawan dan Dimas Aji Prasetyo, telah mempresentasikan kemajuan kegiatan Magang Industri mereka di Wilmar International Plantation. Presentasi ini diselenggarakan secara daring pada Jumat, 12 Februari 2026, pukul 13:00 WIB, sebagai bagian dari evaluasi dan dokumentasi kegiatan magang.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dosen pembimbing dari UGM, termasuk Koordinator KBK Teknik Mesin Biosistem, Dr. Andri Prima Nugroho, Prof. Bambang Purwantana, Ardan Wiratmoko, STP., M.Sc., dan Dr. Radi, STP., M.Eng.

Dalam presentasinya, Andromeda Setiawan memaparkan berbagai aspek kegiatan pemanenan kelapa sawit yang telah diikutinya. Ia menyoroti beberapa permasalahan krusial yang dihadapi di lapangan, antara lain:

  • Dampak Cuaca: Intensitas hujan lebat disertai cuaca yang tidak menentu menyebabkan kerusakan jalan pasar pikul.
  • Sarana dan Prasarana: Rusaknya jalan pasar pikul akibat hujan lebat menjadi kendala utama dalam mobilitas alat transportasi dan pengangkutan hasil panen (MTG).
  • Kekurangan Operator: Identifikasi masalah kekurangan operator sebagai tantangan lain di perkebunan.

Andromeda juga menjelaskan aktivitas magang harian yang meliputi “Rawcall” atau apel pagi pada pukul 4:45 – 6:30 WIB, observasi lahan atau kerja lapangan, serta manajemen tenaga kerja dan pembuatan laporan sebagai pekerjaan Field Controller (FC). Ia juga melaporkan aktivitas harian kepada Site Technical Coordinator (STC).

Dimas Aji Prasetyo juga turut mempresentasikan progres magangnya, melengkapi gambaran menyeluruh mengenai pengalaman dan temuan selama kegiatan Magang Industri di Wilmar International Plantation.

Kegiatan presentasi ini menegaskan pentingnya pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami tantangan riil di industri perkebunan. Dosen pembimbing dan koordinator KBK TMB memberikan masukan dan arahan untuk pengembangan lebih lanjut dari temuan mahasiswa, memastikan relevansi dan kualitas pembelajaran.

Inisiatif magang industri ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 2: Tanpa Kelaparan: Melalui pemahaman dan upaya peningkatan efisiensi dalam pemanenan kelapa sawit, serta identifikasi masalah yang menghambat produktivitas, berkontribusi pada ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas: Memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan industri, mengembangkan keterampilan observasi, analisis masalah, dan pelaporan yang esensial bagi mahasiswa Teknik Pertanian.
  • SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Mengidentifikasi permasalahan infrastruktur (jalan pasar pikul) dan kebutuhan inovasi dalam manajemen tenaga kerja di sektor perkebunan, mendorong perbaikan dan pengembangan industri yang lebih tangguh.

Presentasi ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan temuan mereka, sekaligus mendapatkan umpan balik konstruktif dari para dosen pembimbing. Diharapkan, pengalaman ini dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan berkontribusi pada solusi inovatif di industri kelapa sawit.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses