Tim Kontingen DTPB FTP UGM Perkuat Hilirisasi Inovasi Smart Agriculture pada INAGRITECH 2026

Jakarta, 28 Juli 2026 – Hilirisasi hasil riset menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Sebagai upaya memperkenalkan inovasi teknologi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan dunia industri, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) mengirimkan tim kontingen untuk berpartisipasi dalam INAGRITECH 2026, pameran internasional teknologi dan alat mesin pertanian terbesar di Indonesia yang diselenggarakan pada 28–30 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Keikutsertaan DTPB FTP UGM pada ajang tersebut menjadi bagian dari komitmen departemen dalam mendorong hilirisasi inovasi berbasis smart agriculture, sehingga hasil penelitian yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diimplementasikan secara lebih luas untuk mendukung kemajuan sektor pertanian nasional.

Menampilkan Inovasi Smart Agriculture Berbasis Teknologi Digital

Booth Smart Agriculture UGM dalam INAGRITECH 2026 menampilkan berbagai macam inovasi dan teknologi pertanain

Melalui booth Smart Agriculture Research Center (SmartAgri), tim DTPB FTP UGM menampilkan berbagai inovasi hasil penelitian yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa, mulai dari precision agriculture, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), sistem pemantauan tanaman berbasis sensor, hingga Decision Support System (DSS) berbasis data.

Berbagai teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan data secara real-time, meningkatkan efisiensi penggunaan air, pupuk, dan energi, serta mendukung sistem budidaya yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Selain memperkenalkan teknologi, tim juga memberikan penjelasan mengenai implementasi berbagai inovasi tersebut pada berbagai komoditas pertanian serta peluang pengembangannya untuk mendukung pertanian presisi di Indonesia.

Membangun Kolaborasi dengan Industri dan Mitra Strategis

Partisipasi dalam INAGRITECH 2026 memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa DTPB FTP UGM untuk berdiskusi secara langsung dengan pelaku industri, peneliti, instansi pemerintah, lembaga riset, hingga calon mitra kerja sama.

Melalui interaksi tersebut, berbagai hasil penelitian yang telah dikembangkan di lingkungan DTPB FTP UGM diharapkan dapat memperoleh masukan dari pengguna akhir sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan maupun komersialisasi teknologi.

Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc., dosen DTPB FTP UGM yang mendampingi tim kontingen, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pameran internasional ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“INAGRITECH menjadi ruang yang sangat penting untuk memastikan bahwa hasil riset yang dikembangkan di kampus tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar dapat menjawab kebutuhan petani dan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan peneliti juga memperoleh pengalaman langsung mengenai perkembangan teknologi pertanian serta peluang kolaborasi yang dapat mempercepat implementasi inovasi di lapangan,” ujar Ardan.

Mendorong Hilirisasi Inovasi Menuju Pertanian Berkelanjutan

Selain menjadi ajang promosi hasil penelitian, kehadiran DTPB FTP UGM pada INAGRITECH 2026 juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian terapan, pengembangan produk, transfer teknologi, hingga penguatan jejaring antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat hilirisasi inovasi pertanian sehingga teknologi yang dihasilkan tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di sektor pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga penguatan ketahanan pangan nasional.

Melalui partisipasi dalam INAGRITECH 2026, DTPB FTP UGM kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi smart agriculture yang aplikatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan pertanian Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses