Yogyakarta, 28 Juli 2026 – Pengembangan teknologi pascapanen yang inovatif memerlukan kolaborasi lintas disiplin dan jejaring internasional yang kuat. Sebagai upaya memperkuat kerja sama akademik sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang teknologi pascapanen, kelompok penelitian Computer-aided Postharvest Technology (CaPT) Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), menyelenggarakan Mini Conference bertajuk “Non-Destructive Technology Innovations to Improve the Quality and Safety of Agroindustrial Products.” Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7) ini menjadi forum pertukaran gagasan antara peneliti Indonesia dan Tiongkok dalam mengembangkan teknologi non-destruktif untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk agroindustri.
Forum Kolaborasi Peneliti Indonesia–Tiongkok
Mini conference diselenggarakan melalui kolaborasi antara kelompok riset Computer-aided Postharvest Technology (CaPT) DTPB FTP UGM dengan College of Food Science and Technology, Nanjing Agricultural University (NAU), Tiongkok. Delegasi NAU dipimpin oleh Prof. Leiqing Pan dan Associate Prof. Weijie Lan, yang selama ini menjadi mitra strategis DTPB FTP UGM dalam pengembangan riset teknologi pangan dan rekayasa pascapanen.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti dari College of Food Science and Technology NAU, peneliti serta mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, serta peneliti dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM. Beragam hasil penelitian dipresentasikan dengan fokus pada pemanfaatan teknologi non-destruktif, kecerdasan buatan, pengolahan citra digital, sensor, dan berbagai inovasi mutakhir untuk meningkatkan mutu serta keamanan produk agroindustri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc., yang memberikan sambutan pembuka. Hadir pula Ketua Program Studi Magister Teknik Pertanian, Dr. Hanim Zuhrotul Amanah, S.T.P., M.P., Ph.D., serta Ketua Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian, Dr. Rudiati Evi Masithoh, S.T.P., M.Dev.Tech., Ph.D.
Mendorong Kolaborasi Riset dan Pengembangan Peneliti Muda


Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa mini conference dirancang sebagai ruang diskusi ilmiah untuk mempererat hubungan penelitian antara UGM dan Nanjing Agricultural University.
“Melalui mini conference ini, peneliti di FTP UGM dan NAU dapat saling bertukar gagasan serta memahami penelitian yang sedang dikembangkan masing-masing. Dari diskusi tersebut diharapkan akan terbuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas antara kedua institusi,” jelas Dr. Bayu.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa pascasarjana dan peneliti muda.
“Selain memperkuat kolaborasi, forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk berlatih mempresentasikan hasil penelitiannya dalam forum ilmiah internasional sehingga mampu meningkatkan kemampuan komunikasi akademik dan memperluas jejaring penelitian.”
Komitmen Memperkuat Kerja Sama Internasional

Dalam kesempatan yang sama, Associate Prof. Weijie Lan menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan kerja sama yang telah terjalin antara kedua institusi.
Ia menilai kolaborasi antara DTPB FTP UGM dan College of Food Science and Technology NAU menunjukkan arah yang sangat positif dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Kami berharap kerja sama antara DTPB FTP UGM dan College of Food Science and Technology NAU dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika kedua institusi, baik melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, maupun publikasi ilmiah internasional,” ungkapnya.
Melanjutkan Kemitraan Strategis yang Telah Terbangun
Penyelenggaraan mini conference ini merupakan kelanjutan dari kerja sama akademik yang mulai dibangun melalui kunjungan Dr. Bayu Nugraha ke Nanjing Agricultural University (NAU), Tiongkok, pada 17–21 November 2025. Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang teknologi pangan, rekayasa pascapanen, serta pengembangan riset berbasis teknologi digital.
Sejak saat itu, komunikasi akademik antara kedua institusi terus berkembang melalui berbagai kegiatan penelitian, diskusi ilmiah, serta kunjungan balasan Prof. Leiqing Pan dan Associate Prof. Weijie Lan ke Universitas Gadjah mada serta dari pertukaran pengetahuan yang melibatkan dosen, peneliti, dan mahasiswa.
Memperkuat Inovasi Pascapanen Berbasis Teknologi


Melalui penyelenggaraan Mini Conference “Non-Destructive Technology Innovations to Improve the Quality and Safety of Agroindustrial Products,” DTPB FTP UGM menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring penelitian internasional serta mendorong pengembangan teknologi pascapanen berbasis inovasi digital.
Kolaborasi antara DTPB FTP UGM dan Nanjing Agricultural University diharapkan mampu menghasilkan berbagai penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi teknologi non-destruktif yang mendukung peningkatan mutu, keamanan, dan daya saing produk agroindustri di tingkat global.