Yogyakarta, 21 April 2026 – Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian UGM, menerima kunjungan kerja dari pakar teknologi pascapanen dunia, Profesor Bart Nicolai dari KU Leuven, Belgia. Kunjungan yang berlangsung pada 13–17 April 2026 ini didukung melalui pendanaan Joint Supervision (JS), yang bertujuan untuk memperdalam kolaborasi riset internasional serta penguatan supervisi akademik lintas institusi.

Pada 14 April 2026, Profesor Bart Nicolai berpartisipasi sebagai pemateri utama dalam kegiatan Short Course 2026 yang diselenggarakan oleh FTP UGM. Mengangkat tema besar “Nature X ScienceTech Innovation: Co-Creating Sustainable Agro-Food Industry and Climate Solutions for a Resilient Planet”, beliau memaparkan materi berjudul “Biofluidics in Postharvest & Cold Chain: Cutting Food Loss and Climate Footprint”. Materi ini menyoroti efisiensi teknologi rantai dingin dalam menekan kehilangan hasil pangan dan jejak karbon lingkungan.


Selain agenda utama, Profesor Bart Nicolai melakukan serangkaian kegiatan strategis di lingkungan DTPB, antara lain:
- Diskusi Akademik: Pertemuan formal dengan pimpinan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem pada 14 April 2026 untuk membahas pengembangan riset dan kolaborasi institusional.
- Sharing Session: Diskusi mendalam bersama Laboratorium Teknik Pangan dan Pascapanen pada 16 April 2026 mengenai riset lapangan (field research) di Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Teknik Pangan dan Pascapanen, sekaligus pengenalan karakteristik buah-buahan tropis Indonesia.
- Penguji Tesis: Sebagai bagian dari peran dalam skema akademik, pada 16 April 2026, beliau bertindak sebagai dosen penguji pada sidang tesis mahasiswa pascasarjana, Halimatus Sadiya.
Pada 15 April 2026, Profesor Bart Nicolai melakukan kunjungan ke beberapa lokasi di Yogyakarta dengan didampingi oleh mahasiswa dari Research Group Computer-aided Postharvest Technology (CaPT). Rangkaian kunjungan ini meliputi peninjauan komoditas lokal di Omah Salak, observasi kawasan Merapi (Bunker Kaliadem dan Museum Mbah Maridjan), serta kunjungan ke Candi Borobudur.

Kunjungan melalui skema Joint Supervision ini merupakan langkah nyata dalam berkontribusi pada pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi:
- SDG 2 (Zero Hunger): Melalui riset kualitas penanganan pascapanen untuk mendukung ketahanan pangan.
- SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): Pengembangan inovasi teknologi melalui kolaborasi riset internasional.
- SDG 12 (Responsible Consumption and Production): Mendorong efisiensi sistem produksi pangan yang lebih berkelanjutan.
- SDG 17 (Partnerships for the Goals): Memperluas jejaring kerja sama internasional antara UGM dan institusi global seperti KU Leuven, Belgia.
Kunjungan akademik berakhir pada 17 April 2026 menjadi langkah nyata dalam memperluas jejaring kerja sama internasional dan pengembangan inovasi teknologi pertanian di lingkungan FTP UGM