Mini Clinic TSLA DTPB FTP UGM Hadirkan Prof. Gary Sands, Perkuat Kolaborasi Riset Teknik Sumber Daya Lahan dan Air

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Upaya memperkuat budaya riset dan memperluas jejaring akademik internasional terus dilakukan oleh Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air (TSLA), Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM). Melalui Mini Clinic Session yang diselenggarakan di Laboratorium Agrometeorologi DTPB FTP UGM, dosen, peneliti, dan mahasiswa berdiskusi mengenai hasil penelitian terkini bersama Prof. Gary R. Sands dari Department of Bioproducts and Biosystems Engineering, University of Minnesota, Amerika Serikat. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus penguatan kualitas penelitian mahasiswa melalui masukan dari akademisi internasional.

Mini Clinic Session kali ini menjadi istimewa karena menghadirkan Prof. Gary sebagai narasumber dan mitra diskusi. Selain memberikan tanggapan terhadap hasil penelitian mahasiswa, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai fokus riset yang tengah dikembangkan Laboratorium TSLA sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian di bidang teknik sumber daya lahan dan air.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Laboratorium TSLA, Dr. Hanggar Ganara Mawandha, Ph.D., anggota laboratorium Dr. Muhamad Khoiru Zaki, Ph.D., Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif, serta Dr.Eng. Ansita Gupitakingkin Pradipta, S.T., M.Eng., selaku Ketua Pusat Kajian Modernisasi Irigasi dan Pertanian (PK-MIP) UGM.

Mini Clinic Session menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan penelitian sekaligus memperoleh masukan langsung dari para dosen dan peneliti. Pada kesempatan tersebut, dua mahasiswa memaparkan hasil penelitian tugas akhirnya.

Bagus Dwi Putra Atmaja mempresentasikan penelitian berjudul “Pengembangan Model Prediksi Debit Saluran Primer Berbasis Deep Learning untuk Penentuan Pola Tanam di Daerah Irigasi Sapon Kabupaten Kulon Progo.” Penelitian tersebut mengembangkan model prediksi debit saluran irigasi berbasis deep learning sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam penentuan pola tanam yang lebih adaptif terhadap ketersediaan air.

Sementara itu, Devi Ramdani memaparkan penelitian berjudul “Evaluasi Penerapan Irigasi Sprinkler melalui Analisis Hidraulik dan Analisis Keseragaman Christiansen Uniformity di Lahan Pertanian Pesisir Pantai Glagah Kulon Progo.” Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem irigasi sprinkler melalui analisis hidraulik dan tingkat keseragaman distribusi air guna mendukung efisiensi penggunaan air pada lahan pertanian pesisir.

Diskusi yang berlangsung setelah presentasi berjalan secara intensif dan konstruktif. Para dosen dan peneliti memberikan berbagai masukan terkait metodologi penelitian, pendekatan analisis, hingga peluang pengembangan riset pada tahap berikutnya. Kehadiran Prof. Gary turut memperkaya perspektif peserta melalui pengalaman internasionalnya di bidang teknik sumber daya air dan drainase pertanian.

Setelah sesi presentasi mahasiswa, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air beserta berbagai fokus penelitian yang saat ini tengah dikembangkan. Paparan tersebut menjadi sarana memperkenalkan kapasitas laboratorium sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sesi diskusi, Prof. Gary R. Sands mengapresiasi kualitas penelitian dan diskusi ilmiah yang berlangsung selama Mini Clinic Session.

“Terima kasih atas berbagai ide dan diskusi yang kita lakukan pada mini clinic ini. Pada dasarnya kita menghadapi konsep dan permasalahan yang serupa. Perbedaannya terletak pada jenis tanah, budaya, dan sistem hidrologi yang dimiliki masing-masing negara. Namun tujuan kita tetap sama, yaitu mencari solusi atas berbagai tantangan yang ada. Saya melihat banyak pekerjaan yang dilakukan di laboratorium ini memiliki dampak yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Gary untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi bersama sivitas akademika DTPB FTP UGM.

“Terima kasih atas kesediaan Prof. Gary hadir bersama kami. Jangan ragu untuk kembali ke Yogyakarta dan berdiskusi lagi bersama kami. Saya yakin masih banyak peluang penelitian dan proyek kolaboratif yang dapat kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Bagi para mahasiswa, kesempatan berdiskusi secara langsung dengan akademisi internasional menjadi pengalaman yang berharga. Devi Ramdani mengaku memperoleh banyak perspektif baru terkait pengembangan penelitiannya.

“Saya mendapatkan banyak masukan dan sudut pandang baru dari Prof. Gary, terutama mengenai peluang pengembangan penelitian ke depan. Masukan tersebut sangat bermanfaat untuk penyempurnaan hasil penelitian saya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Bagus Dwi Putra Atmaja, yang mengaku memperoleh pengalaman baru dalam mempresentasikan hasil penelitiannya kepada akademisi dari luar negeri.

“Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya mempresentasikan hasil penelitian kepada profesor dari luar negeri. Diskusi yang berlangsung memberikan wawasan baru sekaligus menambah motivasi untuk terus mengembangkan penelitian saya,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Mini Clinic Session ini, Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air DTPB FTP UGM terus memperkuat budaya akademik yang kolaboratif serta mendorong peningkatan kualitas penelitian mahasiswa. Kehadiran akademisi internasional seperti Prof. Gary R. Sands juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring riset global dan memperkuat kontribusi DTPB FTP UGM dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pengelolaan sumber daya lahan, air, dan pertanian berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses