Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada memberikan materi dalam kegiatan Pelatihan Penanganan Bencana Kebakaran dan Evaluasi yang diselenggarakan di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan FTP UGM, termasuk perwakilan dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB).
Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Pemahaman Keselamatan

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pembekalan terkait prosedur tanggap darurat, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta langkah-langkah evakuasi yang tepat.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengenali potensi risiko kebakaran sejak dini dan melakukan penanganan awal secara cepat dan tepat guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Partisipasi DTPB FTP UGM dalam Penguatan Budaya Safety

Dosen dan tenaga kependidikan dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dalam aspek keselamatan kerja.
Keterlibatan tersebut mencerminkan perhatian terhadap pentingnya aspek keselamatan dalam mendukung kegiatan akademik, baik dalam proses pembelajaran, praktikum, maupun aktivitas laboratorium.
Safety sebagai Prioritas dalam Kegiatan Pengajaran
Pelaksanaan pelatihan ini menegaskan bahwa aspek keselamatan (safety) menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan kegiatan di lingkungan FTP UGM, khususnya di DTPB.
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas pendukung keselamatan, serta penerapan prosedur kerja yang mengedepankan prinsip keamanan dan keselamatan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika semakin siap dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan sebagai bagian integral dari kegiatan pendidikan dan pengajaran.