Tangerang, 5 Juli 2025 — Upaya peningkatan kapasitas dosen dan reputasi internasional terus menjadi prioritas Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (DTPB FTP UGM). Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui capaian membanggakan dari Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P., IPM., ASEAN Eng., yang berhasil meraih sertifikasi Asia-Pacific Economic Cooperation Engineer (APEC Eng.).

Sertifikasi prestisius ini diberikan oleh Forum APEC melalui Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi, profesionalisme, dan kontribusi Dr. Sri Rahayoe di bidang keteknikan pertanian. Penyerahan sertifikat dan medali APEC Eng. dilaksanakan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) PII di Indonesia Convention Exhibition BSD (ICE BSD), Tangerang, dan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PII, Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA.
APEC Engineer merupakan sertifikasi internasional yang diakui di seluruh negara anggota APEC dan menjadi simbol mobilitas insinyur profesional yang telah memenuhi standar kompetensi global. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga semakin mengukuhkan kontribusi dan reputasi DTPB FTP UGM dalam kancah internasional.
Capaian ini juga sejalan dengan komitmen DTPB FTP UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas akademisi, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong profesionalisme di bidang keteknikan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring internasional antarinsinyur dan institusi.